spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
Penderita Sakit Pinggul Osteoarthritis PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh fay   
Monday, 24 December 2007

ImageSeperempat Pasien Penderita Sakit Pinggul Osteoarthritis Memerlukan Arthroplasty dalam Enam Tahun

jdokter// – Sekitar 22% pasein yang mengunjungi dokter dengan keluhan sakit pinggul osteoarthritic akan melakukan arthroplasty sendi dalam enam tahun, demikian yang ditemukan para peneliti.

Bertambahnya umur, rasa kaku di pagi hari, rasa sakit pada kunci paha/bagian tengah paha, dan beberapa factor lainnya dapat membantu memperkirakan pada bagian mana pasien mengalami sakit untuk dilakukan penggantian pinggul secara total dalam tahun-tahun ke depan, demikian yang dilaporkan oleh Annet M. Lievense, M.D., Ph.D., M.Sc., dari Erasmus Medical Center pada bulan Desember dalam terbitan Arthritis Care & Research…

Selain umur di atas 60 tahun, rasa kaku di pagi hari, dan sakit pada bagian tengah paha, pasien yang kemungkinan besar akan mengalami arthroplasty di kemudian hari  telah mengurangi meluasnya/hilangnya, rotasi bagian dalam yang sangat menyakitkan, dan indek masa tubuh yang kurang dari atau sama dengan 30 kg/m2. Pasien penderita arthroplasty berikutnya kemungkinan juga akan mengalami Kellgren-Lawrence dengan skor 2 atau lebih tinggi pada hasil pemeriksaan sinar X.

Para peneliti telah melacak prognosis dari 227 pasien yang mengunjungi dokter mereka tahun 1996 karena rasa sakit pada bagian pinggul. Para pasien diminta untuk merating tingkat kehebatan rasa sakit osteoarthritis pada pinggul mereka dengan menggunakan skala analog visual. Mereka juga melakukan pemeriksaan fisik pada bagian punggung bawah, pinggul dan lutut dan melakukan pemeriksaan dengan sinar X pada bagian panggul dan melakukan sonogram pada bagian pinggul.

Pasien yang sama juga dilakukan interview mengenai perkembangan rasa sakit pada pinggul mereka dan apakah mereka harus melakukan bedah penggantian pinggul dalam tiga tahun kedepan. Selain itu, Osteoarthritis mereka dilihat dengan menggunakan Western Ontario dan McMaster Universities (WOMAc) Osteoarthritis Index. Peserta studi disurvei kembali melalui email setelah enam tahun.

Sementara beberapa predictor yang teridentifikasi dalam studi baru itu tidak begitu mengherankan, para penulis menunjukkan bahwa penemuan yang BMI-nya kurang dari atau sama dengan 30 mg/kg2 yang memprediksi arthroplasty pinggul dikemudian hari tidak terlihat begitu jelas – pada awalnya.

“BMI yang lebih besar dari atau sama dengan 30 merupakan kontraindikasi relative untuk seluruh arthroplasty pinggul karena para dokter cenderung menyarankan pasien untuk mengurangi berat badan guna mengurangi rasa sakit dan resiko perioperative yang terkait dengan obesitas/kegemukan,“ demikian menurut catatan para penulis. “Saran ini dapat mengurangi jumlah pasien penderita osteoarthritis yang akan melakukan operasi.”

Batasan studi lainnya termasuk dihentikannya tidak lanjut karena umur yang relative tua dalam kelompok studi tersebut. Orang yang tidak mengalami rasa kaku di pagi hari dan yang mengalami rotasi yang sangat menyakitkan kebanyakan mengundurkan diri; oleh karena itu jumlah keseluruhan penggantian pinggul atau gejala akut bisa dikesampingkan, demikian pernyataan para peneliti.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
 
simple boy
download joomla cms download joomla themes