spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
Virus Dapat Menyebabkan Kanker Kulit Sel Merkel Agresif PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh fay   
Tuesday, 22 January 2008

ImageVirus Dapat Menyebabkan Kanker Kulit Sel Merkel Agresif

jdokter// – karsinoma sel Merkel yang mematikan dan jarang terjadi bisa disebabkan oleh polyomavirus, demikian yang dilaporkan oleh para peneliti.

Urutan DNA dari polyomavirus sel Merkel yang baru saja ditemukan terdeteksi pada 80% tumor tetapi hanya 8% sampai 16% yang terkontrol, catat Patrick S. Moore, M.D., M.P.H. dari University of Pittsburgh, dan rekan secara online dalam Science. “Hal ini terintegrasi dengan cara yang sedemikian rupa  yang kelihatannya muncul sebelum tumor yang sebenarnya mulai berkembang,” kata Dr. Moore. “Yang minimal memberikan kita bukti bahwa virus dapat memainkan peranan dalam tumor ini.” Karsinoma sel Merkel merupakan tumor neuroectoermal yang timbul dari sel Merkel mechanoreceptor. Karsinoma sel Merkel merupakan bentuk kanker kulit yang paling agressif, dan sekitar separuh dari kasus sebelumnya bisa bertahan tidak lebih dari sembilan bulan. Terdapat sekitar 1.500 kasus di Amerika Serikat dalam setahun, dengan frekuensi yang tinggi pada pasien yang melakukan pencangkokan dan pada penderita AIDS, hampir mirip dengan carcoma Kaposi.

Polyomavirus sangat terkait dengan carcinoma sel Merkel, kata Dr. Moore, tetapi sebab musababnya belum diketahui.

Ini merupakan oncovirus kedua yang ditemukan oleh kelompok riset yang juga terdapat dalam virus herpes yang terkait dengan sarcoma Kaposi pada tahun 1993, dan jika dipastikan, merupakan virus tumor manusia yang ke delapan selama lebih dari 40 tahun.

Hampir lebih dari satu decade, dia dan rekannya merangkai/mengurutkan catatan kanker, mengurutkan RNA dari tumor, dan kemudian menggunakan teknik memisahkan catatan secara digital untuk mengurangi seluruh urutan genome pada manusia. Ini menyisakan tempat yang relative kecil dari calon urutan kuman.

Dua urutan itu mengidentifikasi virus yang mirip polyomavirus lymphotropic  pada monyet hijauAfrika dan urutan antigen T polyomavirus BK pada manusia.

Sampel jaringan tumor carcinoma sel Merkel pada 10 pasien dibandingkan dengan sampel control dari kulit dan jaringan lainnya pada 59 pasien yang tidak menderita kanker kulit dan jenis tumor kulit dan jenis tumor kulit lainnya pada 25 pasien yang menderita immunocompetent dan immunosuppressed.

Delapan dari 10 sampel kanker sel Merkel positif terdapat urutan virus.

 “Polyomavirus sel Merkel dalam karsinoma sell Merkel pada manusia bisa memiliki deretan papillomavirus dengan resiko tinggi,” tulis mereka, “yang menyebabkan kanker bagian tengkuk terutama setelah terjadi kerusakan episome viral dan integrasi dalam genome sel epithelial bagian tengkuk.”

 “Saya pikir ini merupakan infeksi biasa, yang berarti bahwa kemungkinan antara 5% sampai 20% orang bisa mengalami infeksi ini,” katanya, “Hanya sebagian sell yang menjangkiti dan mengandung virus ini.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
 
simple boy
download joomla cms download joomla themes