spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
Nutrisi Chemoprevention Untuk Kanker Prostat PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh fay   
Tuesday, 13 January 2009

ImageNutrisi Chemoprevention Untuk Kanker Prostat Sebagai Rencana Kedua

Jdokter// - Vitamin E dan C dan selenium gagal sebagai pencegah melawan terhadap kanker prostat dalam dua percobaan klinis yang besar.

Dalam kedua studi yang besar, tanpa selenium maupun Vitamin E atau kombinasi dengan dua pengurangan resiko kanker prostat dan kanker lainnya dalam kesehatan manusia.

Sebenarnya, viatamin E telah dihubungkan dengan sebuah kecenderungan meningkatkan resiko kaner prostat, dan kelompok selenium mempunyai banyak kasus baru seperti diabetes tipe 2, Scott Lippman, MD., dari Universitas Texas M. D. Anderson Canser Center, bersama rekan kerjanya melaporkan secara online dalam jurnal American Medical Association.

Dengan cara yang sama, studi yang kedua, dialporkan dalam isu yang sama, ditampilkan tanpa pengaman dari kanker prostate atau total kanker diantara supplement vitamin E dan C yang digunakan laki-laki.

 “penyedian data ini tidak didukung untuk menggunakan suplemen ini untuk pencegahan kanker bagi laki-laki yang setengah umur dan yang lebih tua”, yang dilaporkan J.Mikhael Gaziano, MD., dari Harvard bersama rekan kerjanya.

 “Mungkin saja waktu untuk memberikan gagasan tentang pengaruh yang bersifat melindungi dari diet pada resiko kanker prostat. Dapat diemulasikan melalui isolasi molekul-molekul dietary yang diberikan satu atau dalam kombinasi untuk laki-laki yang setengan umur atau yang lebih tua”, Kata Dr. Gann.

Dr. Lippman besama rekan-rekanya melaporkan hasl temuan dari Selenium dan Vitamin E Cancer Prevention Trial (SELECT), yang melibatkan 35,533 orang yang terdaftar di wilayah-wilayah Amerika Serikat, Canada, dan Puerto Rico.

Para peserta terdiri dari laki-laki yang sehat dengan tingkat serum PSA kurang dari 4 ng/mL, dan tes rectal digitalnya normal. Orang Africa-Amerika tidak lebih muda dari usia 50 tahun dan semua laki-lakinya berusia 55 atau lebih tua lagi.

Laki-lakinya diacak kedalam empat kelompok supplement perharinya diantaranya :

·         Selenium plus vitamin E

·         Vitamin E plus selenium placebo

·         Selenium plus vitamin E placebo

·         Placebos untuk kedua selenium dan vitamin E

Setelah suatu tindak lanjut median dari 5.46 tahun (dengan range 4.17 sampai 7.33 tahun), tingkat perbandingan resiko kanker prostat untuk vitamin E melawan kelompok double-placebo senilai 1.13. tingkat perbandingan resikonya sekitar 1.04 untuk selenium sendiri dan 1.05 untuk selenium plus vitamin E.

Para peneliti juga menemukan beberapa perbedaan yang tidak signifikan antar kelompok perawatan untuk beberapa hubungan kanker dan poin-poinnya.

Dr. Gaziano bersama rekan-rekannya melaporkan penemuannya dari para dokter studi kesehatan yang ke II, yang mengevaluasi pengaruh suplementasi dengan vitamin C dan E pada resiko kanker prostat dan total kanker.

Studi yang melibatkan 14,641 dokter pria yang berusia 50 atau lebih tua yang terdaftar, termasuk juga 1,307 laki-laki yang menderita kanker.

Para peserta itu diacak antara vitamin e dan C, vitamin E atau dengan placebo, vitamin C atau dengan placebo, atau placebo untuk kedua vitamin E dan C.

Hasil penialaian uatama adalah tingkat kanker prostat dan total kanker.

Selama masih di tindak lanjuti sekitar delapan tahun, para peneliti mendokumentasikan 1,008 kasus kanker prostat dan 1,943 total kanker.

Seperti yang dibandingkan dengan kelompok placebo, vitamin E dengan tingkat resiko sekitar 0.97 untuk kanker prostate dan 1.04 untuk total kanker.

Hasil analisa dari jenis yang lain dari pengungkapan tentang kanker tidak ada perbedaan yang signifikan.

Di dalam editorialnya, Dr. Gann mencatat bahwa sebuah asosiasi statistik yang hanya mempunyai tiga penjelasan : penyimpangan, kesempatan dan penyebab. Dengan aturan gizi untuk pencegahan kanker, studi generasi pertama yang berdasarkan pada bias penafsiran penelitian yang utama, ia berkata, studi generasi kedua mungkin telah terlalu banyak mempercayakan pada kesempatan.

“Dari setiap alas an untuk percaya bahwa generasi berikutnya akan memiliki dasar yang lebih kokoh untuk hipotesis penyebabnya”, kata Dr. Gann. “selama ini, para dokter mestinya tidak merekomendasikan selenium atau vitamin E, atau supplement antioksidan lainnya untuk para pasien yang sedang perawatan kanker prostat”.

Pemilihan studi ini telah di dukung oleh National Cancer Institute dan National Center untuk Complementary dan Alternative Medicine. Agen studi yang disediakan oleh Perrigo Company, Tishcon Corporation, dan DSM Nutritional Products.

Para dokter dalam studi kesehatan yang di dukung oleh National Institutes of Health dan oleh BASF Corporation. Agen-agen studi disediakan oleh BASF, Wyeth Pharmaceuticals, dan DSM Nutritional Products.

 

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
 
simple boy
download joomla cms download joomla themes