spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
Migrain Pada Wanita Hamil Dapat Menimbulkan Penyakit Peripartum Vascular PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh fay   
Sunday, 29 March 2009

ImageMigrain Pada Wanita Hamil Diprediksikan Dapat Menimbulkan Peyakit Peripartum Vascular

WINSTON-SALEM, N.C., March 13 –

Jdokter//- Wanita yang mengalami migrain selama kehamilannya dapat meningkatkan resiko penyakit vascular selama kehamilan, terutama stroke, kata para peneliti.

 

Dalam studi pada populasi yang besar, kelompok ini memiliki 15 kali lipat eningkatan resiko stroke. Migrain juga secara signifikan berkaitan dengan myocardial infarction, venous thromboembolism dan hipertensi, Cheryl Bushnell, MD, dari Wake Forest University, bersama rekan-rekanya melaporkan secara online di BMJ.

"Banyak perempuan mengalami penyembuhan dari Migran selama kehamilan," ujar Dr Bushnell, "tetapi untuk mereka yang mengalami Migran yang buruk, dan merupakan populasi dari kami studi yang dipilih, dan oleh karena itu factor-faktor resiko dan kemungkinan komplikasi vascular harus dipertimbangkan".

Walaupun penelitian migrain dihubungkan dengan resiko stroke secara keseluruhan, persoalan migrain dan stroke selama kehamilan tidak pernah dipelajari di sebuah lingkup besar, yaitu basis penduduk sebagai sampel, Dr Bushnell dari tim melaporkan.

Maka para peneliti melihat 18,3 juta kehamilan yang berhubungan dengan pelepasan rumah sakit di U.S. dari tahun 2000 hingga 2003 yang dikumpulkan oleh Healthcare Cost dan Pemanfaatan Proyek dari Dinas Kesehatan Penelitian dan Kualitas.

Perempuan tua lebih mungkin untuk mengalami migrain, dengan lebih dari 40 menjadi 2,4 kali lebih besar daripada perempuan di bawah 20 untuk mengalami kondisi ini.

Wanita yang mengalami Migran peripartum kemungkinan besar memiliki faktor resiko vascular, seperti diabetes dan merokok.

Selain itu, migrain juga terkait dengan pre-eclampsia, namun tidak dengan kehamilan lainnya yang berhubungan dengan hasil seperti gestational diabetes.

Tidak ada hubungan antara migrain dan diagnosa nonvascular, termasuk pneumonia dan infeksi postpartum.

Dr Bushnell berkata kemungkinan dapat dilakukan bahwa perempuan yang migrain dapat berjalan untuk mengembangkan penyakit vascular selama kehamilannya dan kemungkinan memiliki pembuluh darah yang abnormal, khususnya sel endothelial.

"Disfungsi Endothelial telah ditemukan di migraineurs, dan ini merupakan tanda dari penyakit vascular atherosclerotic, jadi ini kemungkinan adalah sebuah hubungan antara migrain dan penyakit vascular [bagi wanita hamil]," ujarnya.

Berdasarkan temuan mereka, dokter dan obstetricians pertama harus menyadari bahwa perempuan itu mempunyai migrain, dan kemudian melihat untuk faktor resiko vascular seperti merokok, diabetes, hipertensi, dan sejarah dari vascular, kata Dr Bushnell.

Namun, dia mencatat bahwa ada "unproven terbatas dan strategi untuk perawatan migrain selama kehamilan, jadi tidak ada rekomendasi khusus yang dapat dibuat, selain menghindari dehidrasi dan control penyakit."

Studi ini dibatasi oleh kode pada data, yaitu ketidakmampuan untuk memasukkan data tentang migrain atau ketentuan lainnya, dan ketidakmampuan untuk menentukan hubungan obat untuk perawatan sebab dan akibat antara migrain dan penyakit vascular. Akibatnya, Dr Bushnell berkata, "Banyak prospective studi dari wanita hamil yang mengalami migrain perlu dilakukan sebelum rekomendasi spesifik dapat dibuat."

"Setelah dibuat hubungan sebab dan akibatnya", dia berkata, "intervensi selanjutnya seperti obat untuk pencegahan penyakit migrain vascular atau selama kehamilan dapat diresepkan untuk mencoba mengurangi tingkat baru atau berulangnya komplikasi vascular".

 

Terakhir diperbaharui ( Sunday, 29 March 2009 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
 
simple boy
download joomla cms download joomla themes