spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
Sepon Antimicrobial Membersihkan Catheter Terkait Dengan Infeksi PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh fay   
Monday, 13 April 2009

Sepon Antimicrobial Membersihkan Catheter Yang  Terkait Dengan Infeksi

GRENOBLE, France, March 24 –

Jdokter//- Menggunakan sebuah sepon antimicrobial bagi pembalut catheter yang tajam untuk  mengurangi resiko dari  catheter pusat yang berhubungan dengan infeksi, kata para peneliti.

 

Dan meninggalkan pembalut  yang tidak kotor di tempatnya sampai tujuh hari dan  muncul mengamankan sebagai pengubah mereka setiap tiga hari, menurut Jean-François Timsit, MD, Ph.D., dari Universitas Joseph Fourier, dan rekan-rekannya.

Dua temuan yang berasal dari sebuah percobaan yang dikontrol secara acak bertujuan untuk menguji cara-cara baru dengan mengurangi catheter yang berhubungan dengan infeksi di antara para pasien di unit perawatan intensif, Dr Timsit bersama rekannya melaporkan dalam Journal of the American Medical Association.

Berbagai program intervensi dan program yang telah ditunjukkan untuk mengurangi catheter yang berhubungan dengan infeksi dengan kurang dari dua per 1000 venous catheter perhari, kata para peneliti.

Dengan tingkat yang rendah, mereka berkata bahwa ini "tidak jelas apakah perangkat teknis baru dapat memberi keuntungan lebih lanjut".

Di sisi lain, mereka mencatat bahwa ada beberapa bukti bahwa penambahan sebauh sepon yang penuh dengan chlorhexidine gluconate pada pembalut catheter yang selanjutnya dapat mengurangi tingkat infeksi.

Untuk memperjelas masalah - dan juga untuk menguji bahwa lebih sedikit perubahan pembalut direncanakan akan aman - Dr Timsit dan rekan-rekan dengan 1636 pasien yang terdaftar dari tujuh unit perawatan intensif di Perancis. Para pasien tersebut diharapkan akan memerlukan arterial catheter, central-vein catheter, atau keduanya selama 48 jam atau lebih.

Studi ini memiliki sebuah dua desain faktorial, di mana para pasien mendapatkan standar pembalut yang berubah setiap tiga hari yang bertindak sebagai referensi grup, sedangkan yang lainnya denagn tiga lengan yang mempunyai satu atau beberapa intervensi.

Meskipun pembalutnya tidak kotor sesuai dengan perubahan pada sebuah jadwal dalam tiga atau tujuh hari, pembalut yang kotor atau bocor sesuai kebutuhan.

Hasil pengukuran dalam uji coba dari sepon pembalut adalah tingkat dari catheter yang terkait dengan infeksi dan catheter yang berhubungan dengan infeksi bloodstream.

Tingkat kolonisasi dari pembalut adalah untuk mengukur hasil intervensi lainnya.

Untuk 1636 pasien evaluable, 3778 catheters telah terpasang untuk total 28.931 catheter-perhari. Lama waktu median dari penyisipan catheter adalah enam hari.

Tidak ada interaksi antara intervensi.

Para peneliti melaporkan bahwa infeksi kontak kulit yang parah terjadi di delapan pasien yang dirawat dengan sepon pembalut, dengan tingkat 5,3 per 1000 catheters.

Di sisi lain, menggunakan sepon mencegah satu pusat catheter yang berhubungan dengan infeksi untuk setiap 117 catheters, kata mereka.

Studi ini dibatasi oleh kurangnya double-blinding, para peneliti mengatakan, dan melalui kesulitan dari diagnosing pusat catheter yang berhubungan dengan infeksi.

Selain itu, mereka menulis "alkohol yang berbasis povidone yodium digunakan untuk kulit antisepsis dan pembalut catheter di semua pusat. Chlorhexidine telah ditemukan lebih efektif dari satu aplikasi nonalcohol yang berbasis povidone yodium, dan penggunaan chlorhexidine untuk kulit antisepsis disertakan di rekomendasi untuk mencegah CRI".

Terakhir diperbaharui ( Monday, 13 April 2009 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
 
simple boy
download joomla cms download joomla themes