spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
Ikan dan Kerang Dapat Mengurangi Kanker Prostat PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh fay   
Thursday, 16 April 2009

ImageIkan, Kerang Hubungannya Dengan Perlindungan Awal Prostat

Jdokter//- Sebuah studi kasus-kontrol menunjukkan bahwa Asam fatty Omega-3, terutama yang didapatkan dalam ikan dan kerang, berhubungan dengan perlindungan secara agresif terhadap kanker prostat.

Laki-laki yang menkonsumsi paling besar panjang rantai asam fatty omega-3 polyunsaturated memiliki 63% dapat mengurangi resiko awal kanker prostat dibandingkan dengan orang-orang yang makannya paling rendah (OR 0,37, 95% CI 0,25-0,54), John Witte, Ph. D., dari University of California San Fransisco, dan rekan-rekanya melaporkan dalam Clinical Cancer Research.

Hubungan yang kuat pada laki-laki yang mempunyai variasi tertentu pada gen Cox-2: orang-orang dengan variasi genetik dan konsumsi omega-3 rendah memiliki substansial agresif yang dapat meningkatkan resiko kanker (OR 5,49, 95% CI 1,80-16,7).

"Sebelumnya penelitian telah menunjukkan perlindungan terhadap kanker prostat, tapi ini adalah salah satu dari studi pertama untuk menunjukkan perlindungan terhadap kanker prostat lanjutan dan interaksi dengan Cox-2," kata Dr. Witte.

Mengkonsumsi zat asam fatty omega-3 dapat mengurangi peradangan, sehingga mengurangi perkembangan resiko kanker prostat, kata para peneliti.

Kebanyakan studi melihat pada asosiasi yang menemukan sebuah pengurangan resiko kanker prostate dengan asupan makanan yang lebih besar, dan terdapat beberapa bukti bahwa hubungan yang diubah oleh Cox-2, yang terlibat dalam metabolisme dari zat asam fatty, kata mereka.

Untuk mencari tahu hubungan penyakit yang agresif, para peneliti merekrut 466 laki-laki yang didiagnosa sebagai awal kanker prostat, yang telah ditetapkan sebagai sebuah nilai Gleason dari 7 atau lebih tinggi, sebuah tumor-node-metastasis tahap T2C atau yang lebih tinggi, atau tingkat spesifik prostat-antigen yang lebih besar dari 10 ng/mL.

Sebagai kontrol, mereka terdaftar sekitar 478 laki-laki yang bebas dari kanker.

Peningkatan konsumsi setiap dan total panjang rantai zat asam fatty omega-3 polyunsaturated - dinilai menggunakan kuesioner frekuensi makanan yang berkaitan dengan pengurangan resiko kanker prostate secara agresif (P <= 0,0001 untuk kecenderungan).

Antara laki-laki dengan variasinya, mereka yang rendah dari asupan zat asam fatty omega-3 memiliki resiko lebih besar terhadap kanker prostate yang agresif dan mereka yang memiliki asupan tinggi dapat mengurangi resiko.

"Temuan kami.. Menyarankan bahwa, meskipun pembawa variasi polymorphism secara keseluruhan telah meningkat resiko kanker prostat dengan agresif, gangguan pengaruh ini ditemukan pada laki-laki dengan tingkat konsumsi rendah dari panjang rantai zat asam omega-3", kata para peneliti.

Mereka berkata dukungan ini "merupakan hipotesa dengan panjang rantai zat asam omega-3 dapat mengakibatkan peradangan prostate dan carcinogenesis melalui jalur Cox-2 enzymatic."

Namun, mereka mengakui, "banyak klinis dan studi biologi yang diperlukan untuk menguraikan bagaimana aturan makan dengan panjang rantai zat asam fatty omega-3 dan faktor lainnya yang terlibat peradangan, seperti Cox-2 genotypes, yang mempengaruhi kanker prostate dengan agresif".

Studi ini terbatas, mereka berkata, dengan ukuran sampel kecil untuk mendeteksi interaksi gene-diet dan kemungkinan penarikan bias kembali. Selain itu mereka mencatat kemungkinan penyimpangan pilihan bias dan confounding "karena mayoritas dari kasus kami yang didiagnosa dengan screening, sebuah kesadaran perilaku kesehatan, mungkin terkait dengan konsumsi makanan yang sehat, ikan, dan panjang rantai zat asam fatty".

 

Terakhir diperbaharui ( Thursday, 16 April 2009 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
 
simple boy
download joomla cms download joomla themes