spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
Kaitan kontrasepsi oral dengan Resiko lupus PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh fay   
Thursday, 30 April 2009

ImageKontrasepsi Oral Kaitannya Dengan Resiko Lupus Yang Tinggi

Jdokter//- Sebuah studi case-control menunjukkan, Penggunaan kontrasepsi oral yang berkaitan  dengan peristiwa sistemik lupus erythematosus.

 

Resikonya pada saat ini terbatas hanya beberapa pengguna, yaitu hanya mereka yang telah mulai menggunakan kontrasepsi, dan mereka yang menggunakan pada generasi pertama dan generasi kedua kontrasepsi oral, bukan generasi yang ketiga, Samy Suissa, Ph.D., dari McGill University di Montreal, bersama rekannya melaporkan pada isu April mengenai Arthritis Care & Research.

Kontrasepsi yang mengandung dosis rendah tidak terkait dengan peningkatan resiko secara signifikan.

Hasil temuan menyarankan "suatu pengaruh akut yang rentan bagi perempuan dan mungkin pengaruh dosis-respons estrogen pada sistemik lupus erythematosus menyerang", kata para peneliti.

Karena lupus mempengaruhi perempuan lebih dari laki-laki dalam suatu rasio 9:1 dan insiden penyakit ini meningkat setelah masa remaja, dengan hormon-hormon yang dianggap penting dalam perkembangannya, menurut para peneliti

Mereka berkata, “tetapi studi sebelumnya mengevaluasi kemungkinan hubungan antara exogenous estrogen eksposur dan lupus telah menghasilkan hasil yang bertentangan”.

Generasi pertama dan kedua kontrasepsi ethinyl estradiol dikombinasikan dengan norethisterone, levonorgestrel, dan norgestrel. Generasi ketiga versi ethinyl estradiol dikombinasikan dengan gestodene, desogestrel, atau norgestimate.

Merokok, mabuk, dan penyakit autoimmune yang selain lupus, termasuk diabetes tipe 1 dan thyroiditis, lebih sering muncul dalam kasus daripada di dalam kontrol.

Apapun penggunaan kontrasepsi oral cenderung dikaitkan dengan 1,19 lipat peningkatan resiko terjadinya lupus, meskipun hanya kurang statistik yang signifikan.

Penggunaan kontrasepsi generasi ketiga tidak terkait dengan peningkatan resiko terjadinya lupus, mungkin karena mengandung estrogen dosis rendah.

Sebuah potensi mekanisme untuk yang berkaitan antara kontrasepsi oral dan lupus berasal dari kemampuan estrogen untuk memodulasi respon imun, kata para peneliti.

"Ini modulasi yang dapat menyelesaikan tindakan dari beberapa sex-link gen yang berkontribusi genetik dengan  kecenderungan terhadap penyakit", kata mereka.

"Lebih lanjut," kata mereka, "estrogen memainkan peran penting dalam sel B maturation, seleksi, dan aktivasi, dan telah menunjukan memiliki sebuah pengaruh pada uraian toleransi immune yang dilihat pada sistemik lupus erythematosus".

Mereka mencatat, meskipun kontrasepsi oral telah dikaitkan dengan peningkatan resiko lupus, "Ada beberapa yang berpendapat bahwa resiko relatif rendah sekitar 2 yang mungkin cukup untuk menjelaskan 9:1 seks rasio bagi penyakit ini."

Mereka dipanggil untuk studi lebih lanjut dengan mengidentifikasi perempuan yang paling rentan yang dapat mengembangkan lupus setelah mengambil kontrasepsi oral.

Penulis mengakui bahwa studi ini dibatasi oleh kurangnya rinci history gynecological perempuan.

Terakhir diperbaharui ( Thursday, 30 April 2009 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
 
simple boy
download joomla cms download joomla themes