spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
Keterkaitan masalah kulit dan masalah kejiwaan PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh fay   
Thursday, 28 May 2009

ImageStudi Yang Berkaitan Dengan Kulit Dan Masalah Kejiwaan

Jdokter/- Seseorang yang melaporkan permasalahan kulitnya, mengenai apapun juga secara signifikan lebih besar yang mengalami depresi, gelisah, atau kejiwaan, para peneliti melaporkan.

 

Dalam sebuah kelompok beberapa studi dengan data dari basis penduduk di tahun 2007 dengan National Health Interview Survey (NHIS), penyakit kulit yang terkait dengan rasio odds (OR) dengan 2,5 depresi, dan 2,7 kejiwaan, hal ini dikatakan Nana Smith, MD, dari Universitas Rochester.

"Karena ini adalah sebuah kelompok studi, dimana tidak ada cara untuk pengiriman lebih awal, mengenai penyakit kulit atau diagnosa psikiatris," Dia berkata kepada rekan-rekannya pada sebuah pertemuan tahunan di Society for Investigative Dermatology.

Dia juga menjelaskan, NHIS, yang mensurvei 23.393 subjek di tahun 2007, yang termasuk hanya dua pertanyaan dan memberikan informasi tentang penyakit kulit.

Pertanyaan pertama yaitu subjek tentang apakah mereka yang mengalami masalah apapun tentang kulit di tahun sebelumnya, dan pertanyaan kedua apakah mereka telah menerima diagnosa kanker, dan diikuti dengan kesempatan untuk menentukan jenis-jenis kanker, termasuk kanker kulit.

Mengenai kondisi kejiwaan, subjek yang ditanya apakah ada seorang dokter yang mendiagnosa mengenai depresi atau kejiwaan.

Setelah penyesuaian usia, jenis kelamin dan ras, studi ini menemukan bahwa 30% dari orang-orang yang menderita penyakit kulit dilaporkan depresi, dengan perbandingan 15% pengawasan. Demikian juga, 12% dari populasi kulit penyakit dilaporkan mengalami kejiwaan, dengan perbandingan 5% pengawasan, katanya.

Bila kondisi ini hanya dermatological kanker kulit, kemungkinan mengalami depresi atau kejiwaan yang menurun sekitar 1.0, maka disampaikan bahwa "depresi atau kejiwaan pada orang yang mengalami penyakit kulit diharapkan tidak akan menderita kanker kulit pada mereka," katanya.

Sebaliknya, kemungkinan peluang yang sama untuk diagnosa psikiatris pada orang lain dengan kondisi yang kronis, seperti kanker lainnya, hipertensi, myocardial infarction, dan emphysema adalah lebih rendah daripada orang-orang yang menderita penyakit kulit.

"Ini adalah sebuah studi yang menarik, tetapi studi ini tidak mengijinkan kami untuk melakukan banyak hal untuk bergerak pada intervensi," ujar Dr. Smith, yang mendesak dermatologists mempertimbangkan dan menambahkan nilai yang lebih spesifik mengenai pertanyaan kulit pada kuesioner NHIS.

"Ini memungkinkan akan kami lakukan untuk mendapatkan informasi yang lebih spesifik daripada yang telah ada pada kami sekarang," katanya, dan menambahkan bahwa biaya tambahan untuk pertanyaan di kisaran  sekitar $150,000.

Dia berkata, "Ini akan menjadi penting untuk di ketahui apakah orang-orang ini benar-benar mengalami penyakit kulit, atau apakah mereka hanya memiliki kulit yang kering. Selain itu, ini juga akan menjadi penting untuk mendapatkan informasi yang lebih rinci tentang jenis kondisi kulit yang terkait dengan gejala kejiwaan".

Terakhir diperbaharui ( Friday, 05 June 2009 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
 
simple boy
download joomla cms download joomla themes