spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
Biopsi pada Kanker Prostat dianggap menyesatkan PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh fay   
Tuesday, 17 April 2007

ImageBiopsi Kanker Prostat Pada Orang-orang Gemuk dianggap Menyesatkan

Orang-orang yang telalu gemuk dan kelebihan berat badan yang didiagnosis dengan kanker prostate oleh biopsy, lebih mungkin untuk benar-benar mengalami kasus penyakit yang lebih ganas dibandingkan hasil-hasil biopsi yang diperoleh  dari   berat badan orang  yang sehat;  itu menurut suatu penelitian yang dipimpin oleh seorang peneliti Duke University Medicl Centre

Penemuan-penemuannya mengisyaratkan bahwa  hasil biopsi yang menyesatkan bisa menyebabkan banyak orang yang telalu gemuk dan mereka yang kelebihan bobot badan menerima pengobatan yang tidak memadai atau tidak tepat sehingga  tidak cukup mujarab untuk membasmi keadaan  penyakit mereka yang sebenarnya, demikian kata ketua peneliti Stephen Freedlnd, M.D, seorang pembantu professor pada Division of Urology and the Duke Prostate Centre.

“Kami sudah mengetahui bahwa memang lebih sulit untuk mendiagnosis kanker prostate pada orang-orang  yang terlalu gemuk karena mereka  mempunyai tingkat  antigen khusus prostate  yang lebih rendah, atau PSA (Prostate-specific antigen), satu ciri darah kanker prostat yang umum, dan  karena prostat mereka yang ukurannya lebih besar membuatnya lebih mungkin untuk biopsy menemukan kanker,”  demikian kata peneliti tersebut.   “ Penemuan-penemuan ini lebih lanjut mengisyaratkan  bahwa kita malah  mungkin gagal mengetahui  penyakit tingkat lebih tinggi pada orang-orang yang terlalu gemuk.”

Memperoleh pengeryian yang lebih baik mengenai hubungan antara biopsi dan kanker prostat juga mungkin mempermudah para dokter untuk memperbaiki pengobatan pasien, kata Freedland, yang juga  ditunjuk sebagai ahli bedah di Durham Veterans Affairs Medical Centre. 

“Jika kita dapat menentukan melalui biopsy tambahan bahwa seorang yang terlalu gemuk atau bobot badannya terlalu berlebihan mempunyai kanker prostat yang ganas, maka kita dapat membicarakan apakah kanker tersebut seharusnya diobati dengan lebih dari satu cara, seperti penggabungan terapi hormonal dengan radiasi untuk mengurangi penyebaran kanker dan memperbesar kemungkinan untuk sembuh,”  Demikian kata Freedland.  “Kita harus  mengingat bahwa bahkan jika biopsi yang dilakukan dengan baik  memperlihatkan  kanker tingkat rendah pada pasien yang terlalu gemuk,  tetap saja masih ada kemungkinan yang wajar bahwa pasien tersebut mengidap  penyakit tingkat tinggi.”

Para peneliti dari enam buah universitas  menerbitkan penemuan-penemuan tersebut dalam the Journal Urology bulan Maret  2007. 

Penelitian tersebut didanai oleh Department of Veterans Affairs, the National Institutes of Health,  the Georgia Cancer Coalition and the American Urological Association Foundation. 

Kanker prostat adalah jenis kanker yang paling umum kedua, setelah kanker kulit pada kaum pria di Amerika Serikat.  Seorang laki-laki di sana mempunyai satu dari  enam keungkinan  untuk didiagnosis dengan prostat kanker pada suatu waktu dari masa hidupnya, itu menurut the Prostate Cancer Foundation.    Orang yang terlalu gemuk yang didiagnosis  dengan penyakit tersebut adalah 20 persen lebih mungkin untuk mati karena penyakit itu dibandingkan dengan orang-orang yang brtbobot badan sehat.

Para dokter yang secara khas melakukan biopsi ketika adanya kanker yang diindikasikan oleh tes skrining,  seperti tes darah untuk PSA, atau oleh penemuan yang  sesekali  pada pemeriksaan dubur secara digital.    Untuk melakukan suatu biopsy, seorang dokter  menusukkan sebuah jarum ke dalam prostat dan mengambil urat daging  untuk keperluan analisis.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti menganalisis data  dari 1.100 orang lebih yang mengalami  pembedahan antara tahun 1996 dan 2005 untuk membuang kelenjar prostat, suatu cara pengobatan  yang umum untuk kanker prostat.  Mereka memperbandingkan keganasan serangan dari masing-masing kanker pasien seperti yang diisyaratkan  oleh pemeriksaan contoh yang didapat selama biopsi diagnostic yang mempunyai keganasan serangan penyakit yang ditemukan oleh  pemeriksaan mikroskopis dari tissue prostat yang terkena penyakit  yang diambil ketika dilakukan pembedahan.

Orang yang terlalu gemuk 89 persen lebih mungkin mempunyai kanker prostat dibandingkan dengan orang yang bobot badannya sehat seperti yang diindikasikan oleh biopsi.  Demikian menurut Freedland.   Orang-orang yang mempunyai Body Mass Indeks (BMI) lebih besar dari  30 dipandang sebagai orang yang terlalu kegemukan.  BMI  adalah ukuran berat yang disesuaikan untuk ketinggian tubuh seseorang.  Dalam skala ini, orang yang ukurannya lima kaki, 11 inci yang bobot badannya lebih dari 215 pon, adalah orang yang terlalu gemuk    

Para peneliti juga menemukan bahwa orang yang bobotnya berlebih tetapi tidak terlalu gemuk adalah 44  persen lebih mungkin mempunyai kanker yang serangannya ganas dibandingkan  deng;an apa yang  diisyaratkan oleh biopsi.  Orang-orang yang memiliki body mass index (BMI) antara 25 and 29.9 dipandang kelebihan berat badaan;  orang yang  lima kaki  dan 11 inci  yang bobotnya lebih dari 180 pon termasuk orang yang kelebihan bobot.

Freedland mengatakan bahwa  ketidaksesuaian ini tidak jelas, tetapi dapat dikaitkan dengan kenyataan bahwa orang yang terlalu gemuk dan  kelebihan bobot  mempunyai ukuran prostat yang lebih besar, yang bsia berarti bahwa jumlah contoh biasa yang diambil selagi biopsi tidak cukup untuk mengungkapkan status kelenjar yang sesungguhnya.

Untuk membantu mengurangi jumlah orang-orang yang terlalu gemuk yang kanker prostate-nya dikelompokkan secara tidak tepat, para dokter seharusnya melakukan biopsi terhadap kelenjar prostat yang lebih banyak. Demikian pendapat Freedland.

“Melakukan lebih banyak contoh biopsi akan memudahkan untuk menentukan  keganasan serangan dari kanker prostat dan akan memungkinkan rencana pengobatan yang lebih baik terhadap  ‘kebutuhan’  para pasien. “  Demikian kata Freedland lagi.

Terakhir diperbaharui ( Tuesday, 17 April 2007 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
 
simple boy
download joomla cms download joomla themes